K 2:1-15 : Mat 11:20-24 Bertobat Dan Mengikut TUHAN


Ketegaran dan ketertutupan hati  sering menjadi persoalan tersendiri dalam kehidupan. Dalam kehidupan berumahtangga atau komunitas religius kerapkali terjadi karena suami atau istri atau anggota komunitas tidak mau terbuka untuk saling menerima, mendengarkan, saling mengingatkan dan mengakui kelebihan orang lain. Akibatnya, kehidupan keluarga atau komunitas tidak berjalan dengan harmonis.


mengenai kecaman Yesus terhadap Khorazim, Betsaida dan Kapernaum. Mereka sudah banyak melihat dan mengalami pengajaran dan mukjizat yang dilakukan Yesus tetapi sama sekali tak bergeming. Mereka tetap apatis, tidak mau percaya dan tidak bertobat dari kehidupannya yang jahat. Kegagalan untuk melaksanakan Firman karena kerasnya hati.


Di samping ketegaran hati, ada satu hal  yang sangat penting di mana kita selalu merasakan dan menyadari bahwa kehidupan iman dan kepercayaan kita sudah sangat baik. Biasanya orang demikian susah untuk sungguh bertobat dan kehidupannya tidak membawa dampak atau perubahan. Jangan sampai Sabda Tuhan yang kita baca, ibadat yang kita lakukan, atau bahkan banyak kegiatan rohani yang kita ikuti, tidak membawa kita pada pertobatan.


Mukjizat Tuhan nyata setiap hari yakni; nafas kehidupan, waktu, kesempatan berjumpa, kesehatan, kekayaan, dll. Mukjizat ini akan berdaya guna kalau kita menyadari karena kebaikan Tuhan dan bisa membagikan kepada orang lain. Jangan berdiam diri, jangan bertegar hati dan jangan menyombongkan diri. Ingat!!!! jangan sampai hanya celaka yang akan menimpa kita.

Comments