Kesombongan Dengan Harta Duniawi Sering Membuat Orang Jatuh Dalam Dosa.
Kesombongan sering membuat kita jatuh dalam dosa. Pribadi yang sombong selalu menunjukan ke-AKU-an, sehingga segala sesuatu yang dihasilkan entah kekayaan, intelektual akan selalu dilihat sebagai usahanya sendiri. Kecendrungan seperti ini akan membuat kita jatuh dalam godaan keegoisan. Akibatnya, Berkat Allah tidak akan dilihat. Hal ini sebenarnya kita menutup diri terhadap berkat Allah itu sendiri.
"Semuanya disembunyikan Bapa bagi orang bijak dan pandai, tetapi Kau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa itulah yang berkenan di hatiMu" (Mat 11:25).Yesus memulai ajakan ini dengan sebuah ucapan syukur kepada Bapa. Ada kaum sederhana, yang kepada mereka warta keselamatan menjadi mudah untuk tersingkapkan. Tetapi tak mudah ditangkap bagi kaum bijak dan pandai, karena orang kecil yang membuka hatinya bagi rahmat Allah.
Namun, ini sama sekali tak berarti bahwa "Kaum kecil sederhana dengan sendirinya memahami warta keselamatan. Dan sebaliknya, bagi kaum pandai akan benar-benar tertutup rahasi keselamatan itu." Hal itu berarti mengenal Kristus dan Kerajaan-Nya bukan saja dipahami dengan otak tapi mesti dengan hati yang mengakui ketidaklayakan diri dan mengagungkan kemahakuasaan Tuhan.
Semuanya tergantung pada kualitas hati dan keteduhan batin di hadapan rahasia keselamatan. Hati yang terbuka dan merendah akan menjadi jalan mulus mencapai warta keselamatan itu. Demikian juga orang yang cerdik dan pandai harus juga tetap berharap dengan melewati pedagogi hati yang hebat supaya Firman dan keselamatan juga ada padanya.
Persoalannya kalau ada orang yang membuat diri seolah-olah terlalu merasa diri bijak, pandai dan saleh. Maka akan memberi peluang bagi kita menempatkan diri sendiri menjadi pusat dan segala-galanya. Marilah kita bekerjasama dengan rahmat Allah demi kelangsungan hidup kita.

Comments
Post a Comment